Pencarian

Memuat...

25 Apr 2010

Leiden is lijden (Opini tentang kepemimpinan)


leiden is lijden

saya gak tahu cara membacanya saya hanya bisa menuliskan . karna kata-kata ini saya kutip dari koleksi buku lama saya yang berjudul " How to be like hasan al-banna " karya herry nurdi. penulis buku itu pun mengutip perkataan dari K.H Agus Salim.



Leiden is lijden mungkin berasal dari bahasa penjajah (Belanda) yang artinya memimpin adalah menderita

menjadi seorang pemimpin memang harus siap menderita. karna memegang sebuah amanah besar di pundaknya.

masih ingatkan tentang kisah khalifah Umar bin khattab R.A?

Beliau adalah seorang khalifah yang agung namun hidup sederhana.Tingkat kehidupannya tidak lebih tinggi dari kehidupan orang biasa.
Sebagaimana dikisahkan Suatu ketika Gubernur Kufah mengunjunginya sewaktu ia sedang makan. Sang gubernur menyaksikan makanannya terdiri dari roti gersh dan minyak zaitun, dan berkata, “Amirul mukminin, terdapat cukup di kerajaan Anda; mengapa Anda tidak makan roti dari gandum?” Dengan agak tersinggung dan nada murung, Khalifah bertanya, “Apakah Anda pikir setiap orang di kerajaanku yang begitu luas bisa mendapatkan gandum?” “Tidak,” Jawab gubernur. “Lalu, bagaimana aku dapat makan roti dari gandum? Kecuali bila itu bisa dengan mudah didapat oleh seluruh rakyatku.” Tambah Umar.

dari kisah itu kita dapat membayangkan betapa beliau sangat menjaga amanah.

coba kita bandingkan dengan beberapa pemimpin kita sekarang. sudahkah mereka menderita untuk rakyat??

setiap kali ajang pemilihan pemimpin di negeri ini yang ada diwarnai oleh orang-orang yang entah apa niat mereka untuk menjadi pemimpin.

seandainya mereka memahami hakikat menjadi seorang pemimpin tentulah berfikir ribuan kali untuk menjadi pemimpin

menjadi pemimpin bukanlah ajang untuk meraih kewibawaan, bukan ajang untuk pamer kekuasaan, bukan untuk mengumpulkan harta.

tapi menjadi pemimpin adalah di mulainya penderitaan.

penderitaan untuk menjaga amanah yang harus selalu dijalankan tanpa terlewat barang setitik. penderitaan untuk siap diminta pertanggung jawaban baik di dunia dan akhirat

bukan menderita setelah menjadi pemimpin karna berada di bui setelah mengumpulkan harta hasil korupsi !!

menjadi seorang pemimpin bukanlah seorang yang ambisius, yang mengajukan dirinya menjadi pemimpin. pemimpin sejati adalah seseorang yang dipilih orang lain dan bukan atas kehendaknya sendiri

maka, sudah siapkah anda untuk menjadi pemimpin yang menderita???

6 komentar:

  1. ooooooooooooooooooooo nyata nya kda siap pang hue heheheh

    BalasHapus
  2. Siapkanlah dri sekarang...

    Kullukum ra'in wa kullukun mas'uln 'an ro'iyatihi

    BalasHapus
  3. jadi pemimpin gak mesti dibikin sakit,,,

    yang penting rela menahan sakit*Qori mode bijak.

    BalasHapus
  4. Siap memimpin = tidak siap tidak memimpin..

    BalasHapus
  5. Yah kami dukung lah om... memimpin kalsel. tapi harus siap menderita ya

    BalasHapus
  6. Derita dahulu, baramian kemudian/....

    BalasHapus

Aturan memberi komentar:
1. Gunakan akun anda yang jelas supaya mudah di reply dengan meninggalkan e-mail atau link social media. Tidak disarankan menggunakan anon.
2. No spam, overload links, dan komentar yang tidak berhubungan.
3. Komentar anda akan di apresiasi jika anda memberikan tambahan dan saran, dan admin akan meletakkan di postingan.

Kontraddictiv

Like Kami di Facebook